Hari ini Cindy datang ke
kampus dengan perasaan malas. Semalam dia bertengkar hebat denga Priska. Cindy
merasa bete sekali, sudah lama dia ingin memutuskan hubungannya dengan Priska
tapi Priska selalu menolak dan mengancam dia. Padahal hubungan mereka baru tiga
bulan dan sebetulnya Cindy tidak terlalu ingin berelasi dengan Priska. Tapi dia
tidak tahu bagaimana harus berpisah dengan Priska. Setiap kali dia mengatakan
ingin putus selalu Priska marah dan mengancam dia. Cindy tahu kalau hubungannya
ini sudah mengalami kekerasan.
Cindy masuk kelas dan
duduk sebelah Andra. Andra melihat Cindy dan kembali asik dengan gadgetnya main
game.
“Kenapa kamu? Kok lecek
banget?Tanya Andra masih menatap Hpnya.
“Biasa, Priska cari
gara-gara lagi! Bete aku! Gimana ya caranya memutuskan dia?Keluh Cindy
“Sudah tahu Priska, posesif
masih aja kamu pacarin!Jawab Andra
“Aku nggak tahu kalo dia
psiko!Kata Cindy “Hari ini kuliah apaan sih?Lanjut Cindy
“Gila kamu ya!Sahut Andra
“Maap, Khan kamu yang
daftarin aku!Jawab Cindy
“Selamat siang!terdengar
sapaan dari depan kelas dan mereka berdua langsung terdiam.
“Dra, aku berani taruhan
kalo dosen ini L deh!Bisik Cindy
“hush! Jangan
melesbiankan orang!Jawab Andra.
“Perkenalkan nama saya
Novaviera A Sunardi”
Cindy langsung menyenggol
lengan Andra yang duduk sebelahnya.
“Apaan sih!Kata Andra
yang masih mendengarkan perkenalan Dosen pengajar mereka.
“Lihat ini, beneran deh
bu Nova L!Kata Cindy sambil memperlihatkan Facebook bu Nova.
“Trus, mau ngapain kalau
dia L?Bisik Andra
“Pengen dipacari!Jawab
Cindy sambil menatap ke depan penuh kagum
“Kamu memang sakit
kok!Jawab Andra
“Dia dosen apa sih?Tanya
Cindy kembali
“Bussines
management!jawab Andra
“Kok aku nggak pernah
lihat dia ya?kata Cindy
“Iya, dia dosen LB!Jawab
Andra
“Kok kamu tahu lebih
banyak sih!Kata Cindy penasaran
“Makanya sering kuliah!
Jangan ke kampus cuma cari mangsa aja!Jawab Andra
‘Aish...kamu itu!Jawab
Cindy
Cindy dan Andra memang
berbeda seperti bumi dan langit. Tetapi mereka berdua bersahabat sejak SMP.
Sama-sama sadar kalau mereka berdua sama-sama menyukai perempuan. Tetapi mereka
tidak pernah tertarik satu sama lain, mereka lebih merasa seperti saudara.
Sejak SMA Cindy suka sekali berganti-ganti pasangan. Dia tidak pernah lebih
dari 4 bulan dalam berelasi dan cenderung mudah jatuh cinta dengan butchi yang
cakep, Andro yang cerdas atau perempuan yang menarik perhatiannya atau
menantang untuk ditaklukan. Sedangkan Andra tipe orang yang setia terhadap
pasangan. Mulai dari SMA sampai kuliah pacarnya hanya satu dan itupun sekarang
mereka LDR karena pacarnya Eveline kuliah kedokteran di UNAIR Surabaya,
sedangkan Andra di Jakarta.
Cindy tidak pernah
benar-benar jatuh cinta dengan seseorang. Selama ini dia selalu hanya melihat
fisik atau tampang saja dan itu sudah bisa membuat dia ingin bercinta dengan
orang tersebut. Dengan wajahnya yang cantik putih seperti Chelsea dan tubuh
seksi seperti Scharlet Johanson membuat dia mudah menggaet siapapun yang dia mau.
Bahkan dia tidak peduli orang itu sudah punya pasangan atau tidak. Entah sudah
berapa banyak yang dibuat patah hati sama Cindy, dia juga tidak peduli kalo
dibilang player. Dia selalu berterus terang dari awal kalo dia polyamori. Sudah
banyak yang mencoba menaklukan hati Cindy tapi semua selalu gagal.
Andra kadang merasa capek
mengingatkan Cindy. Sampai akhirnya dia membiarkan Cindy dan mereka tidak
pernah membahas tentang relasi Cindy. Dibulan yang sama, Cindy bisa
memperkenalkan dua pasangan sekaligus. Tapi akhir-akhir ini Andra sering kasian
dengan Cindy. Baru kali ini Cindy kena batunya, ketemu pacar yang posesif dan
suka kekerasan. Mereka jadian ketika habis mabuk dan bercinta, lalu esoknya
Priska mengajak Cindy ke Plasa Indonesia, membelikan Kaos merk Guess dan hampir
setiap hari mereka hang out di cafe
mewah dan bercinta. Priska menghujani Cindy dengan hadiah mewah. Bahkan Priska
tidak ragu membelikan Cindy Iphone terbaru ketika keluar. Kesenangan itu buat
Cindy hanya bertahan satu bulan saja.
Memasuki bulan kedua Cindy mulai terpikat dengan orang lain dan mereka
jadi mulai sering bertengkar.
Priska yang suka
menguasai pasangan tidak suka dengan sikap Cindy. Dia selalu mengecek
keberadaan Cindy, bahkan ke kampus juga diantar dan dijemput oleh Priska. Cindy
mulai tersiksa dan pernah ketika bertengkar Priska menampar Cindy dan mengancam
untuk bunuh diri. Waktu itu Cindy marah dan balik menantang. Hingga akhirnya
Priska mensilet lengannya sehingga darah bercucuran. Cindy dengan ketakutan
mengantarnya ke rumah sakit dan Priska meminta maaf dengan membelikan dompet
LV. Cindy berusaha mencari cara bagaimana dia bisa putus dengan Priska dan
selalu saja menemui jalan buntu.
“Lihat, dia memang L!
Temannya ini ada yang aku kenal aktivis L! Dan ini ada juga yang pernah jadi
gebetanku!Kata Cindy terus sambil melihat profil Nova. “Dia punya cafe lho di
Kemang dan juga beberapa distro! Wah keren ini!lanjut Cindy. “ kok nggak
keliatan pacarnya ya?Tanya Cindy
“Nggak mungkinlah sekeren
dia dan sukses nggak punya pacar!Sahut Andra. “Ato dia sealiran sama
kamu?Lanjut Andra
“Wah, kalo sealiran ini
barunya target yang menjanjikan!Sahut Cindy dengan wajah berbinar-binar.
“Jangan macam-macam kamu!
Dia itu dosen, nggak mungkinlah mau sama mahasiswanya emang dia bego! Bisa kena
kode etik nanti!Kata Andra mengingatkan.
“Aku juga nggak bego Dra...!
aku ya nggak mungkinlah negjar dia di kampus! Kita ke cafenya yuk ntar
malem!Ajak Cindy
“Trus mau kamu kemanain
si Priska! Dia khan sudah seperti preman penjagamu tuh!Jawab Andra
“Nanti aku akan
memikirkan caranya, pokoknya kamu harus nemeni aku ya, Please! Please ya
Dra!Pinta Cindy
“iya..iya...”Jawab Andra
‘Thank you say! Kamu
memang sahabat sejatiku!Kata Cindy dengan senang
“Kalau ada maunya
tuh..manis kok memang kamu!Sahut Andra
“Sudah ahh aku mau
nyamperin Nova dulu!Kata Cindy begitu selesai kuliah
“Nggak usah!Kata Andra
sambil menarik lengan Cindy untuk duduk kembali
“Kenapa sih! Dia keburu
pergi tuh!Tanya Cindy dengan agak kesal
“Kamu tuh ya.. selalu aja
tanpa pikir panjang! Main cantik dikit napa? Ingat ini kampus dan dia
dosen!Kata Andra
“Emang aku mau ngapain?
Kamu khan nggak tahu!Jawab Cindy
“Alasan aja! Aku khan
sudah tahu kamu Cin...!Jawab Andra
“hahahha iya deh!Sahut
Cindy. “Ntar malem ya, kamu jemput aku ya! trus aku nginep di rumahmu aja
ya!Lanjut Cindy
“Iya!Sahut Andra
Andra merasa bersyukur
memiliki Eveline sebagai kekasih dan bukan Cindy. Dia bisa makan ati dan
jantungan kalau berelasi dengan Cindy. Dan untungnya Evelin juga mengenal Cindy
dari mereka SMA dan dia tidak pernah cemburu dengan Cindy. Mereka berdua sudah
mengenal dan memahami dengan baik sifat Cindy. Eveline memang pernah bertanya
kenapa dia nggak jadian sama Cindy? Andra
merasa Cindy lebih menyenangkan jadi teman daripada pacar dan dia tidak ada
perasaan dengan Cindy.
*****
Cindy dan Andra memasuki
cafe milik Nova. Mereka berdua mencari-cari tempat yang kosong. Tiba-tiba
pandangan Cindy menangkap sosok Nova yang berdiri di depan bar. Cindy segera
menarik lengan Andra untuk menuju bar.
“Hi, kak Nova!Sapa Cindy.
Cindy makin menyukai
Nova, penampilannya sungguh beda ketika sedang mengajar. Malam ini dia
menggunakan jas casual dengan kaos V neck dan syal. Cindy tiba-tiba merasakan
jantungnya jadi bergetar. Perasaan yang belum pernah dia rasakan selama ini.
Berada di samping Nova membuat dia jadi panas dingin. Tubuh Nova yang tinggi
dan tegap, rambutnya yang pendek sungguh membuat Cindy jatuh hati.
“Hai juga!Sahut Nova
sambil tersenyum
“Nggak apa-apa khan saya
panggil Kak, bukan Bu? Khan ini bukan kampus!Kata Cindy dengan memasang wajah
manis dan imutnya.
“Nggak apa-apa!Sahut Nova
yang baru sadar kalau yang di depannya adalah mahasiswanya.
“Saya tadi pagi di kelas
kaka!Kata Cindy lagi
“Iya kamu yang ngobrol
sendiri dengan dia khan!Kata Nova sambil menunjuk Andra.
Muka Andra langsung
memerah dan merasa nggak enak karena Nova mengetahui kalau mereka nggosip di
belakang.
“Maaf tadi Cindy yang
ngajak ngobrol!Kata Andra
“Oya, kita belum
kenalan”Kata Cindy sambil mengulurkan tangannya.
Nova menyambut uluran
tangannya, dia merasa kalau Cindy tertarik dengan dirinya. Dia juga merasa
kalau Cindy, tipe anak muda yang berani mengekpersikan perasaannya. Matanya
menatap dengan berbinar-binar penuh kekaguman. Nova yang telah berpengalaman
dengan lesbian muda tahu gelagatnya. Tapi Nova juga mengakui kalau Cindy
menarik dan seksi. Ada sesuatu yang menyenangkan dan sulit ditolak dalam diri
Cindy. Tapi Nova sadar kalau umur cindy dua kali umurnya dan dia juga
mahasiswanya.
“Kamu sudah tahu namaku
khan!kata Nova sambil menggenggam jari Cindy lalu menyalami Andra.
“Andra!Kata Andra
menyalami Nova.
“Kaka setiap hari di
cafe?Tanya Cindy kembali
“Nggak sih, hanya weekend
khan biasanya rame jadi kesini”Kata Nova
“Kalau hari biasa kemana
kak?Tanya Cindy
“Kenapa?Tanya Nova balik
“Siapa tahu bisa
ketemu?Kata Cindy
“Khan tiap jumat pasti
ketemu di kampus”Jawab Nova
“Kalo di kampus khan
nggak enak kak, males ahh nanti banyak gosip! Kalo aku digosipin sama kaka sih
seneng aja!Tapi kaka khan nanti ditegur rektorat!Kata Cindy
“Emang digosipin
apa?Tanya Nova kembali
“Ahh, kaka pura-pura
nggak tahu atau ngetes nih?Tanya Cindy
“Kaka L khan?Tanya Cindy
kembali. Andra yang sedang minum langsung keselak terbatuk batuk dan menendang
kaki Cindy. “Apaan sih!”Kata Cindy
“Maaf kak, dia memang
kadang suka ngawur!Kata Andra
“hahahhaa nggak
apa-apa!Kata Nova yang berusaha menutupi kekagetannya atas keberanian Cindy
bertanya.
“Jadi kalian
pasangan?Tanya Nova sambil menatap Cindy dan Andra.
“Bukan!jawab mereka
serempak.
“Wih..Kompak Banget!Kata
Nova sambil tertawa.
“Aku sudah punya pacar
kak!Kata Andra menjelaskan
“Kok nggak diajak?Tanya
Nova kembali
“Dia kuliah di Surabaya!Kata
Andra
“Jadi kamu affair sama
Cindy?Tanya Nova
“Nggak..!Kata Andra
cepat.
“Ihh nggak mungkin! Kami
ini teman baik sejak dulu kak!Kata Cindy. “Aku maunya sama Kaka aja deh!Lanjut
Cindy menggoda Nova.
“Hi, Nova..! Tiba-tiba
ada seorang perempuan cantik dan keliatan seperti model datang menghampiri Nova
sambil mencium pipi Nova di depan mereka semua.
“Hi, Lis!Kata Nova,
“Tumben sore sudah nongol!Lanjut Nova
“Iya, kangen kamu!kata
Lisa manja sambil memeluk Nova.
‘Aish..datang-datang
sudah merayu!Kata Nova “E, kenalkan ini murid-muridku!Kata Nova memperkenalkan
Andra dan Cindy ke Lisa.
“Wah, ada pasangan L muda
rupanya!Kata Lisa menyalami Andra dan Cindy.
“Kami bukan pasangan!Kata
Cindy dengan cepat dan merasa tersaingi dengan kehadiran Lisa yang jelas lebih
matang dan mapan daripada dia.
“Ini Cindy dan Ini
Andra!Kata Nova memperkenalkan dan Lisa menyalami Cindy dan Andra sambil
menyebut namanya!
“Lisa!Kata Lisa
memperkenalkan.
“Aku ke tempat
teman-teman dulu ya! nanti kamu nyusul ya!Kata Lisa
“Iya!Sahut Nova
“See you buat kalian,
kalau mau gabung kita boleh kok!Kata Lisa kepada Andra dan Cindy
“Pacar Kaka ya?Tanya
Cindy ketika Lisa meninggalkan mereka
“Kenapa? Merasa kalah
sebelum bertanding?Tanya Nova menggoda Cindy
“Ahh..kaka aku mah nggak
pernah kalah dalam bersaing, dia boleh lebih matang daripada aku.”Kata Cindy.
“Tapi aku berpengalaman lho kak!Bisik Nova
“Oya, kalau sama Abg ya
mungkin kamu berpengalaman tapi tidak di level kita!Kata Nova sambil tertawa.
“Boleh kok
dibuktikan”Kata Cindy makin berani dan menggoda.
Andra hanya geleng-geleng
kepala, dua orang lesbian yang sama-sama pengalaman tapi beda generasi dan
saling memasang perangkap saling menaklukan.
“Wow..penawaran yang
menggoda!Kata Nova sambil meminum Corona di depannya. “Kamu PD sekali ya!Kata
Nova sambil tersenyum dan menatap Cindy lekat-lekat.
Cindy yang ditatap Nova
jadi bergetar hatinya dan tiba-tiba Nova mendekat seperti hendak menciumnya.
Cindy sudah menahan nafas dan berharap Nova menciumnya. Dia memejamkan matanya
dan menunggu ciuman Nova. Ternyata Nova tidak menciumnya dan mengambil kacang
dalam piring yang berada di dekat Cindy. Cindy dapat mencium aroma wangi pada
diri Nova yang begitu dekat dengan dirinya. Andra yang melihat kejadian itu
jadi pengen tertawa tapi kasian juga dengan Cindy yang sudah terlanjur ge-er
dengan Nova. Nova yang telah berpengalaman tahu bagaimana mengendalikan dirinya
dan bagaimana membuat lesbian muda jadi makin kesengsem dengan dia.
“Bentar ya, aku tinggal
dulu nemuin yang lain!Kata Nova berpamitan
“Iya Ka, nanti kesini
lagi ya!Sahut Cindy
Nova hanya tersenyum
manis dan meninggalkan mereka berdua
“Ternyata kamu nggak
cukup berpengalaman ya buat Nova!Bisik Andra kepada Cindy
“Sialan kamu, bantu aku
napa!Sahut Cindy
“Sorry, aku nggak punya
kemampuan untuk itu!Kata Andra sambil ketawa.
“Masak sih dia nggak
pengen sama daun muda?Kata Cindy
“Tanya aja sama dia
langsung!”Kata Andra
“Kamu tuh ya! beneran
nggak support aku deh!Kata Cindy
“Pilih yang lainnya aja
deh, Tuh banyak yang cakep!Kata Andra sambil menunjuk teman-teman Lisa di meja
seberang.
“Tapi aku maunya sama
Nova”Kata Cindy ngeyel
“Hi, kalian nggak mau
gabung sama kita?”Tanya Lisa yang tiba-tiba sudah ada di belakang mereka. “Ada
temenku tuh yang mau kenalan sama Cindy!”Lanjut Lisa
Cindy menantap Andra
meminta pertimbangan, Andra hanya mengangkat bahunya. Akhirnya mereka
bersama-sama menuju meja tempat teman-teman Lisa berkumpul. “Hi, kenalin nih,
Cindy dan Andra”Kata Lisa memperkenalkan
mereka. Lisa menyalami satu persatu teman Lisa. “Jac!”Kata Jac yang langsung
berdiri dengan sikap charmingnya yang menggoda. Lisa langsung kesengsem dengan
Jac daripada yang lainnya.
Semakin malam mereka semakin
menggila, minuman XO sudah hampir habis. Mereka bercanda, saling mengeledek dan
menggoda. Andra sebenarnya merasa tidak nyaman dengan mereka. Dia tahu mereka
anak-anak orang kaya dan sebagian adalah pengusaha muda. Mereka dari Sosialita
kelas atas yang bukan level Andra. Jac berusaha mendekati Cindy, dia telah
meminta pin BB Cindy. Dia segera menulis pesan ke Cindy.
‘Hi!Pesan Jac
‘Hi Juga!Balas Cindy
‘Kamu nggak mabuk
khan?Tanya Jac
Cindy segera melihat
Bbnya yang berbunyi.
“Nggak lah, masih sadar
dan masih bisa ngeliat kamu dengan jelas!Balas Cindy
“Oya, aku seperti apa
dari sudut sana?Tanya Jac
“Keliatan cakep dalam
lampu temaram, nggak tau ya kalau lampunya terang masih cakep atau nggak?Balas
Cindy yang mulai berani menggoda Jac
“Gimana kalau kamu membuktikan
kecakepanku di tempat yang terang!
“Kaburr yuk!Ajak Jac
“Kemana?Tanya Cindy
“Di Kemang khan banyak
hotel, kamu bisa milih dimana aja yang kamu mau!Jawab Jac
“Males ahh kalo di
Kemang!Balas Cindy kembali
“Hey!kalian sedang bbm an
ya?Tanya Lisa yang tiba-tiba sadar dengan sikap Cindy dengan Jac yang asik
dengan gadgetnya sambil senyum-senyum. Msekipun Cindy masih menanggapi candaan
mereka.
“Nggak kok!Jawab Cindy
cepat-cepat
Jac kembali melanjutkan
mengirim pesan ke Cindy. “Jadi mau dimana?
Cindy membaca pesan bbm
Jac dengan senyum-senyum dan mulai memberikan tantangan buat Jac. Dia mulai
mencoba mengetes seberapa niat Jac terhadap dirinya.
“Bagaimana kalau di hotel
Mulia?Balas Cindy.
“Boleh, siapa takut?Jawab
Jac membalas tantangan Cindy.
Cindy tidak menyangka Jac
akan menyetujui dan menerima tantangan Jac. Padahal dia tahu betapa mahal check
in di Mulia. Sekarang Cindy ragu apakah dia akan menyetujui ajakan Jac atau
tidak.
“Kok diam aja? Kenapa
takut ya sama aku? Jangan kuatir aku nggak suka main kasar kok dan dijamin
pasti enak!Jac mengirim bbm nya
“Nggak takut kok! Cuma
gimana keluar dari sini? Khan nggak enak sama teman2 kamu!Balas Cindy mencoba
menutupi keraguannya.
Lalu dia teringat kalau
tadi ke kemang bersama Andra dan akan menginap di rumahnya.
“Dra, aku diajak Chek in
sama Jac!Bisik Cindy di telinga Andra
Andra menatap Cindy tak
percaya dan dia melihat kesungguhan di wajah Cindy dan senyum bahagia di
wajahnya. Andra tahu kalau itu tandanya Cindy menginginkannya.
‘Gila kamu! Kamu khan
nggak kenal Jac! Lalu gimana dengan Nova? Katanya kamu mau sama Nova?Bisik
Andra
“Nova nggak jelas, yang
ini sudah jelas di depan mata!Bisik Cindy
“Trus, kamu mau diajak
Check in sama Jac?Tanya Andra
“Nurut kamu gmana?Tanya
Cindy
“Kalo kamu pergi dengan Jac,
berarti kamu menutup peluangmu untuk mendapatkan Nova!Jawab Andra. “Tapi ya
terserah kamu sih, kamu suka yang mana!”Lanjut Andra
“Suka dua-duanya!Jawab
Cindy langsung
“Dasar!Kata Andra
“Kamu nggak apa-apa khan
kalo aku pergi sama Jac dan nggak jadi nginep di tempatmu!Tanya Cindy
“Sejak kapan kamu jadi
sopan ya?Jawab Andra sambil tersenyum. “Aku sudah mengenal kamu dengan baik dan
ini bukan yang pertama kamu tinggal gara-gara kamu mau ML sama
perempuan!”Lanjut Andra.
“Kamu memang sahabatku
yang paling pengertian deh!Kata Cindy
Bbm Cindy kembali
berkelip kelip. Cindy membuka pesan dari Jac.
“Mo berangkat sekarang
nggak?Tanya Jac
Cindy terlihat ragu dan
bingung gmana dia keluar dari teman-teman Lisa. Lalu di berdiri menuju toilet
agar tidak terlalu kentara kalau dia kabur. Tidak berapa lama Jac menyusul
Cindy ke kamar mandi. Dia menunggu Cindy di depan westafel. Cindy kaget ketika
keluar melihat Jac berada disitu.
“Hi, kok disini?Tanya
Cindy sambil cuci tangan
“Iya nungguin kamu!Jawab
Jac sambil memberikan tissue ke Cindy
“Thank You!Kata Cindy
mengambil tissue dan Jac memegang tangannya dan menarik sehingga mereka begitu
dekat. Mata Jac menatap Cindy lekat-lekat, mengangkat dagu Cindy.
“Boleh aku mencium
kamu?Tanya Jac
Cindy tidak menjawab
hanya memejamkan matanya dan Jac langsung menciumnya dengan lembut. Jac yang
berpengalaman tahu bagaiman menaklukan lesbian muda seperti Cindy. Cindy
merasakan ciuman Jac begitu lembut dan menggugah birahinya. Ciuman mereka makin
lama makin memanas. Jac melepaskan ciumannya dan sudah sangat menginginkan
Cindy. “Kita cabut sekarang aja yuk?Ajak Jac
Cindypun ketawa, “sudah
nggak tahan ya?Katanya.
Mereka keluar dari toilet
sambil bergandengan tangan dan menuju tempat parkir Jac. Dari jauh Nove melihat
kedekatan Cindy dan Jac. Ada rasa kecewa yang terbersit dalam diri Nova. Memang
dia tidak terlalu mengenal Cindy dengan baik, tapi Cindy telah membangunkan
memory yang selam ini dia simpan rapat-rapat. Mengingatkan perempuan yang dia
cintai dan telah meninggalkan dirinya sendirian. Joline kekasihnya yang
meninggal karena Over Dosis dua puluh tahun yang lalu. Yang membuat dia
menyesal karena dia tidak tahu kalau joline menggunakan Drug.
Dia pernah memergoki
Joline sedang fly dan dia berjanji tidak akan memakai lagi. Mereka memang pernah
menghisap ganja rame-rame tapi itu hanya untuk bersenang-senang. Nova tidak
tahu kalau ternyata Joline akhirnya memakai obat-obatan yang lain. Dia berusaha
menyembunyikan dari dirinya. Nova juga tahu kalau Joline suka berhubungan seks
dengan permpuan lain khususnya bilang sedang on karena narkoba.
Mereka sering bertengkar
soal itu dan Joline selalu meminta maaf dan mengatakan hanya Nova yang dia
cintai. Nova masih ingat kata-kata Joline waktu itu “It’s just sex honey! And I do love you!” ketika melihat Joline
menangis dan meminta maaf, Nova selalu tidak tega dan memaafkan Joline. Dan
selalu berakhir dengan percintaan yang menggila dan luar biasa. Nova sadar
kalau hubungannya dengan Joline memang tidak sehat dan dia sangat mencintai
Joline. Dia sering merasa takut kehilangan joline. Akhirnya dia membiarkan apa
yang dilakukan Joline. Joline juga tidak pernah terang-terangan ketika
menggunakan narkoba.
Sampai akhirnya Nova
harus benar kehilangan Joline untuk selamanya. Joline ditemukan meninggal
karena over dosis di rumah salah satu temannya. Nova menyesal karena dia tidak
benar-benar melarang Joline dan
pura-pura tidak tahu karena rasa cintanya kepada Joline. Sejak itu dia selalu
takut untuk mencintai seseorang.
****
“Gmana kencanmu dengan
Jac?Tanya Andra kepada Cindy ketika menunggu kuliah.
“Not Bad!Jawab Cindy
“Kok nggak semangat gitu?
Kenapa sexnya nggak enak ya?Tanya Andra
“Enak kok!Jawab Cindy
cepat
“Jadi apa yang
kurang?Tanya Andra
“Aku nggak tahu ketika
kami bercinta, aku kok jadi ingat Nova ya? Waktu aku keluar dari Cafe, aku
nggak sengaja melihat dia dan aku merasa pandangannya itu gmana gitu! Jadi aku
terus kebayang dia! Kamu tahu nggak selama seminggu ini, aku ingat dia terus
lho! Aku jadi suka stalking FB dia dan jadi kangen dia! Kemarin aku nongkrong
di cafe dia tapi nggak muncul! Apa aku jatuh cinta ya sama Nova?Tanya Cindy.
“Gimana sih rasanya jatuh cinta itu?Lanjut Cindy
“Aku nggak bisa
menjelaskan tapi, ya kurang lebih sama dengan yang kamu rasakan itu!Jawab
Andra.
“Selama ini selalu pacarku
yang cinta aku dan aku rasanya senang dikejar-kejar dan senang bisa bercinta
dengan mereka. Dan selalu jadiannya karena habis bercinta!Jelas Cindy
“Kok kamu sama Jac nggak
jadian?Tanya Andra
“Ah..Jac itu juga sama
dengan aku, Hanya dia lebih senior daripada aku hahhaa!kata cindy sambil
ketawa. “Tapi dia baik, aku Minggunya diajak belanja di PI lho! Beli kaos dan
jaket di Zara!
“Trus, nggak ada
kelanjutannya?Tanya Andra
“ya.. lebih ke sex buddy
lah kita itu”Jawab Cindy nyantai, Rasanya dia nggak terlalu suka berelasi
deh!Jelas Cindy
“O.. kalau dia mau sama
kamu, apa kamu mau?Tanya Andra
“mmmhhh aku nggak tau
ya.. tapi aku masih pengen sama Nova”Jawab Cindy “Apa bener ya aku jatuh
cinta?Tanya Cindy
“Kalau kamu pengen tahu
kamu jatuh cinta ato nggak, coba kamu dua bulan nggak ML sama siapapun, menahan
diri, kalau kamu bisa berarti bener kamu jatuh cinta sama Nova!Kata Andra
“iya, deh aku coba!Jawab
Cindy
“Trus Priska gmana?Tanya
Andra
“Oiya, kemarin itu waktu
aku sama Jac, dia nelpon nggak berhenti-henti, sampe akhirnya aku cerita sama
si Jac. Dan dia yang angkat telpon dari Priska, bilang kalo aku sekarang sama
dia hahahha.. trus si Priska maki-maki dan ngancem segala lho! Tapi memang Jac
itu cool banget deh! Rupanya Priska cari tau siapa itu si Jac dan dia ngeper
juga sama Jac! Jadi aku sekarang aman!Kata Cindy dengan senang.
“Syukurlah, sebaiknya
kamu kalo milih pacar itu jangan sembarangan!Kata Andra “Kamu kok nggak takut
ya?Lanjut Andra
“Takut kenapa?Tanya Cindy
polos
“Iya seperti kemarin itu,
kamu khan nggak kenal sama Jac, kok kamu bisa langsung mau diajak check in dan
ML, kalau kamu diapa-apain gimana?Tanya Andra
“Khan, dia orang Tajir,
temennya Nova, tampang baik-baik! Emang mau diapain?Kata Cindy dengan polos.
“Kaya, tampang baik khan
nggak jaminan dia baik, itu film 50
shades of grey, kaya, ganteng dan tampang baik ternyata suka kekerasan!Kata
Andra
“Ah...kamu mah terlalu
banyak nonton film!Jawab Cindy cuek.
“Aku cuma ingetin kamu
aja, ingat Priska gimana sama kamu!Lanjut Andra
“Iya, Dra..makasih! kamu
memang sahabatku yang paling baik. Aku juga berharap bisa seperti kalian yang
pacarannya awet”Kata Cindy.
“Selain Awet kamu juga
harus ingat resiko kamu kena penyakit itu besar!Kata Andra
“Aku khan MLnya sama anak
L bukan sama cowok!Jawab Cindy
“Kamu khan nggak tahu dia
pernah bercinta sama siapa aja, pernah sama cowok ato nggak? Selain penyakit
kelamin khan bisa kena penyakit lainnya, misalnya hepatitis atau lainnya! Kalau
kamu kenal baik dengan dia dan tahu sejarah kesehatanya!Kata Andra
“Duh..mentang-mentang
pacarnya dokter, nakut-nakutin aja!Kata Cindy
“Iya mulai sekarang aku
akan hati-hati dan nggak sembarangan!Jawab Cindy. “Jadi gimana caraku dapetin
Nova?Lanjutnya.
“Ya, dua bulan ini kamu
baik-baik, kuliah yang rajin sambil mengetes perasaanmu, kalau sudah beneran
kamu cinta dia, kamu tembak aja dia!Kata Andra
“Masa aku yang nembak
sih!Protes Cindy
“Khan kamu yang
suka!Jawab Andra sambil tersenyum
“Ish..nggak acik deh
kamu!Jawab Cindy.
“Sudah yuk kita masuk
kelas”Ajak Andra
Mereka berdua berjalan menuju
kelas dan sibuk dengan pikirannya masing-masing. Cindy masih ragu apakah dia
sanggup dua bulan tanpa bercinta. Biasanya dia selalu bercinta dengan perempuan
yang dia suka dan selalu saja ada yang mau bercinta dengan dirinya. Dan dia
baru sadar dengan apa yang dikatakan Andra, apalagi dia pernah bercinta dengan
anak L yang jungkies, yang suka pake obat suntik. Tiba-tiba dia ingin medical
check up, karena selama ini dia hanya mengejar kenikmatan tanpa memikirkan
resiko kesehatannya.
*******
Sudah hampir dua bulan
Cindy tidak bercinta dengan siapapun. Dia jadi rajin kuliah dan mengerjakan
semua tugas dengan baik. Kalau week end
dia selalu ke cafe Nova bersama Andra dan dia juga berhasil menolak ajakan Jac
untuk bercinta. Dia sering ngobrol dengan Nova dan itu makin membuatnya jatuh
cinta. Nova juga menyadari kalau Cindy tertarik dengan dirinya. Nova dapat
melihat tatapan kagum dan cinta pada diri Cindy.
Cindy sudah memutuskan
hari ini dia ingin mengngkapkan perasaannya kepada Nova. Perasaan cintanya dan keinginannya
untuk berelasi dengan Nova. Dia tahu kalau Nova tidak mempunyai pacar atau
pasangan. Cindy juga tahu kalau pacarnya Nova mirip dengan dirinya. Dan selama
ini sikap Nova selalu baik terhadap dirinya.
“Kak, aku ingin
mengatakan sesuatu!Kata Cindy ketika sedang berada di Kantor Nova
“Apa?Tanya Nova sambil menutup
Mac nya
“Aku...rasanya..”Muka
Cindy memerah dan menahan malu.
“Kamu kenapa? Ada
masalah?Tanya Nova dan bangkit dari tempat duduknya dan pindah di sofa duduk di
samping Cindy.
Cindy menggelengkan
kepalanya dan ragu menyampaikan perasaannya. Dia menatap wajah Nova yang
kelihatan kuatir akan dirinya.
“Akuu..jatuh cinta sama
kamu kak!Jawab Cindy dan menundukan kepala. Belum pernah selama ini dia merasa
demikian dan mengungkapkan perasaan cintanya kepada seseorang terlebih dahulu.
Nova terkejut dengan apa
yang disampaikan Cindy. Selama ini dia tahu kalau Cindy menyukai dirinya dan
menyadariperubahan perilaku Cindy yang jadi lebih tenang.
“Makasih ya Cin.. tapi
kamu sadar nggak kalau kamu dan aku itu beda 25 tahun. Mungkin umurku sama
dengan mamamu!Jawab nova kalem
“Cinta khan nggak melihat
usia kak!Jawab Cindy
“Iya sih, tapi nanti kalo
aku umur 60 tahun dan kamu masih umur 30an dan waktu itu kamu akan menyesal
hehehe!Jawab Nova. Kamu itu masih muda dan pasti banyak yang antri mau sama
kamu! Kamu pasti akan menemukan orang yang kamu cintai dan mencintai kamu!Kata
Nova.
“Jadi kaka nggak cinta
sama aku!Tanya Cindy yang tiba-tiba merasa malu, sakit dan merasa ditolak, dan
airmatanya ingin keluar!
Nova yang melihat wajah
yang berubah menjadi tidak tega dan merasa bersalah. Dia menggenggam tangan
Cindy dan dapat merasakan tangan Cindy yang dingin.
“Hey! Jangan sedih gitu
dong! Aku sayang kamu Cin.. tapi aku menganggap kamu seperti adikku sendiri
atau mungkin anakku. Aku peduli dengan kamu, dengan masa depan kamu! Aku tidak
ingin merusak kebahagian dan masa depan kamu!Kata Nova dengan lembut
“Kaka nggak mungkin
merusak masa depan aku! Malah akan membuatku bahagia!Kata Cindy bersikeras.
“Bagaimanapun pasti akan
ada gap diantara kita, aku harus tahu diri Cin! Aku bukan anak muda lagi yang
akan bisa mengimbangi langkahmu! Mungkin diawal akan terasa menyenangkan
lama-lama kamu akan bosan dengan aku dan akan menganggap aku jadul, kuno, nggak
gaul!Kata Nova memberi pengertian. “Kamu nggak perlu kuatir, kamu tetap akan
menjadi yang terfavorit buat aku dan kamu bisa bercerita apa saja sama
aku!Lanjut Nova.
Cindy terdiam dan
merasakan ada sesuatu kehampaan dalam dirinya. Belum pernah dia merasakan hal
seperti ini dan ada perih di hatinya. Selama ini dia hanya merasakan happy-happpy
saja dan tidak pernah benar-benar merasakan cinta dengan seseorang. Dihadapan
Nova Cindy berusaha menyembunyika perasaan terlukanya. Dia tidak ingin Nova
merasa bersalah atau kasihan akan dirinya. Dia berusaha tersenyum dan memeluk
Nova erat-erat. Nova membiarkan Cindy memeluknya dan dia membalasnya dan
mencium rambut Cindy dan membelainya. “Aku percaya kamu akan mendapatkan
cintamu Cin!Bisik Nova.
Cindy melepaskan
pelukannya dan mengangguk. “Aku pulang aja ya kak!Katanya
“lho, kenapa?Tanya Nova
“Nggak apa-apa, aku perlu
menguasai diriku”Kata Cindy
Nova mengerti dan tidak
menahannya. “Kamu mau aku anter?Tanya Nova
“Nggak usah kak, aku bawa
mobil kok!Jawab Cindy
“Kamu yakin akan
baik-baik?Tanya Nova yang mengkuatirkan Cindy
“Tenang aja kak, aku akan
survive!Jawab Cindy dan bangkit dari duduknya
“Baiklah, hati-hati ya,
nanti kalau nyampai wa ya!Kata Nova sambil mengantar Cindy Keluar.
Nova merasa kasihan
dengan Cindy tapi dia tahu kalau dia tidak mencintai Cindy dan tidak ingin
mencari kesempatan dalam kesempitan. Sebenarnya hati Nova sudah terpikat dengan
perempuan lain. Mereka selama ini menjalin hubungan LDR dan Nova memang tidak
pernah memberitahu teman-temannya. Tetapi teman-teman Nova tahu kalau dia
memiliki seseorang dan menyimpan unuk dirinya sendiri. Nova pernah digoda oleh
Lisa, “Kamu takut pacarmu digaet kita-kita ya! Nova hanya tersenyum aja
menanggapi candaan temannya. Dia sangat menikmati hubungannya dengan Kania,
setiap bulan mereka selalu bertemu atau liburan berdua tanpa ada yang
mengganggu. Dia ingin menikmati kebersamaan itu berdua saja dengan Kania dan
mereka sudah membeli rumah di ubud tempat biasa mereka bertemu dan menghabiskan
waktu.
Nova tahu bagaimana
sibuknya Kania dengan pekerjaannya. Hubungan mereka sudah lima tahun dan
berjalan dengan menyenangkan. Mereka berdua merasa seperti pacaran setiap hari
dan saling menceritakan kegiatan masing-masing. Bahkan Kania sering menggoda
Nova bila ada yang mendekati seperti Cindy. Nova memandang Cindy yang memasuki
mobilnya dan merasa bersalah. Tetapi dia tahu apa yang dilakukan benar. Dia percaya
Cindy akan bisa melalui ini semua dan dia tahu kalau dia bukan pasangan yang
tepat buat Cindy yang masih muda dan akan menemukan yang lain.

0 comments: