Cinta Tak Tergapai

Hari ini Cindy datang ke kampus dengan perasaan malas. Semalam dia bertengkar hebat denga Priska. Cindy merasa bete sekali, sudah lama dia ingin memutuskan hubungannya dengan Priska tapi Priska selalu menolak dan mengancam dia. Padahal hubungan mereka baru tiga bulan dan sebetulnya Cindy tidak terlalu ingin berelasi dengan Priska. Tapi dia tidak tahu bagaimana harus berpisah dengan Priska. Setiap kali dia mengatakan ingin putus selalu Priska marah dan mengancam dia. Cindy tahu kalau hubungannya ini sudah mengalami kekerasan.

Cindy masuk kelas dan duduk sebelah Andra. Andra melihat Cindy dan kembali asik dengan gadgetnya main game.
“Kenapa kamu? Kok lecek banget?Tanya Andra masih menatap Hpnya.
“Biasa, Priska cari gara-gara lagi! Bete aku! Gimana ya caranya memutuskan dia?Keluh Cindy
“Sudah tahu Priska, posesif masih aja kamu pacarin!Jawab Andra
“Aku nggak tahu kalo dia psiko!Kata Cindy “Hari ini kuliah apaan sih?Lanjut Cindy
“Gila kamu ya!Sahut Andra
“Maap, Khan kamu yang daftarin aku!Jawab Cindy
“Selamat siang!terdengar sapaan dari depan kelas dan mereka berdua langsung terdiam.
“Dra, aku berani taruhan kalo dosen ini L deh!Bisik Cindy
“hush! Jangan melesbiankan orang!Jawab Andra.
“Perkenalkan nama saya Novaviera A Sunardi”
Cindy langsung menyenggol lengan Andra yang duduk sebelahnya.
“Apaan sih!Kata Andra yang masih mendengarkan perkenalan Dosen pengajar mereka.
“Lihat ini, beneran deh bu Nova L!Kata Cindy sambil memperlihatkan Facebook bu Nova.
“Trus, mau ngapain kalau dia L?Bisik Andra
“Pengen dipacari!Jawab Cindy sambil menatap ke depan penuh kagum
“Kamu memang sakit kok!Jawab Andra
“Dia dosen apa sih?Tanya Cindy kembali
“Bussines management!jawab Andra
“Kok aku nggak pernah lihat dia ya?kata Cindy
“Iya, dia dosen LB!Jawab Andra
“Kok kamu tahu lebih banyak sih!Kata Cindy penasaran
“Makanya sering kuliah! Jangan ke kampus cuma cari mangsa aja!Jawab Andra
‘Aish...kamu itu!Jawab Cindy

Cindy dan Andra memang berbeda seperti bumi dan langit. Tetapi mereka berdua bersahabat sejak SMP. Sama-sama sadar kalau mereka berdua sama-sama menyukai perempuan. Tetapi mereka tidak pernah tertarik satu sama lain, mereka lebih merasa seperti saudara. Sejak SMA Cindy suka sekali berganti-ganti pasangan. Dia tidak pernah lebih dari 4 bulan dalam berelasi dan cenderung mudah jatuh cinta dengan butchi yang cakep, Andro yang cerdas atau perempuan yang menarik perhatiannya atau menantang untuk ditaklukan. Sedangkan Andra tipe orang yang setia terhadap pasangan. Mulai dari SMA sampai kuliah pacarnya hanya satu dan itupun sekarang mereka LDR karena pacarnya Eveline kuliah kedokteran di UNAIR Surabaya, sedangkan Andra di Jakarta.

Cindy tidak pernah benar-benar jatuh cinta dengan seseorang. Selama ini dia selalu hanya melihat fisik atau tampang saja dan itu sudah bisa membuat dia ingin bercinta dengan orang tersebut. Dengan wajahnya yang cantik putih seperti Chelsea dan tubuh seksi seperti Scharlet Johanson membuat dia mudah menggaet siapapun yang dia mau. Bahkan dia tidak peduli orang itu sudah punya pasangan atau tidak. Entah sudah berapa banyak yang dibuat patah hati sama Cindy, dia juga tidak peduli kalo dibilang player. Dia selalu berterus terang dari awal kalo dia polyamori. Sudah banyak yang mencoba menaklukan hati Cindy tapi semua selalu gagal.

Andra kadang merasa capek mengingatkan Cindy. Sampai akhirnya dia membiarkan Cindy dan mereka tidak pernah membahas tentang relasi Cindy. Dibulan yang sama, Cindy bisa memperkenalkan dua pasangan sekaligus. Tapi akhir-akhir ini Andra sering kasian dengan Cindy. Baru kali ini Cindy kena batunya, ketemu pacar yang posesif dan suka kekerasan. Mereka jadian ketika habis mabuk dan bercinta, lalu esoknya Priska mengajak Cindy ke Plasa Indonesia, membelikan Kaos merk Guess dan hampir setiap hari mereka hang out di cafe mewah dan bercinta. Priska menghujani Cindy dengan hadiah mewah. Bahkan Priska tidak ragu membelikan Cindy Iphone terbaru ketika keluar. Kesenangan itu buat Cindy hanya bertahan satu bulan saja.  Memasuki bulan kedua Cindy mulai terpikat dengan orang lain dan mereka jadi mulai sering bertengkar.

Priska yang suka menguasai pasangan tidak suka dengan sikap Cindy. Dia selalu mengecek keberadaan Cindy, bahkan ke kampus juga diantar dan dijemput oleh Priska. Cindy mulai tersiksa dan pernah ketika bertengkar Priska menampar Cindy dan mengancam untuk bunuh diri. Waktu itu Cindy marah dan balik menantang. Hingga akhirnya Priska mensilet lengannya sehingga darah bercucuran. Cindy dengan ketakutan mengantarnya ke rumah sakit dan Priska meminta maaf dengan membelikan dompet LV. Cindy berusaha mencari cara bagaimana dia bisa putus dengan Priska dan selalu saja menemui jalan buntu.

“Lihat, dia memang L! Temannya ini ada yang aku kenal aktivis L! Dan ini ada juga yang pernah jadi gebetanku!Kata Cindy terus sambil melihat profil Nova. “Dia punya cafe lho di Kemang dan juga beberapa distro! Wah keren ini!lanjut Cindy. “ kok nggak keliatan pacarnya ya?Tanya Cindy
“Nggak mungkinlah sekeren dia dan sukses nggak punya pacar!Sahut Andra. “Ato dia sealiran sama kamu?Lanjut Andra
“Wah, kalo sealiran ini barunya target yang menjanjikan!Sahut Cindy dengan wajah berbinar-binar.
“Jangan macam-macam kamu! Dia itu dosen, nggak mungkinlah mau sama mahasiswanya emang dia bego! Bisa kena kode etik nanti!Kata Andra mengingatkan.
“Aku juga nggak bego Dra...! aku ya nggak mungkinlah negjar dia di kampus! Kita ke cafenya yuk ntar malem!Ajak Cindy
“Trus mau kamu kemanain si Priska! Dia khan sudah seperti preman penjagamu tuh!Jawab Andra
“Nanti aku akan memikirkan caranya, pokoknya kamu harus nemeni aku ya, Please! Please ya Dra!Pinta Cindy
“iya..iya...”Jawab Andra
‘Thank you say! Kamu memang sahabat sejatiku!Kata Cindy dengan senang
“Kalau ada maunya tuh..manis kok memang kamu!Sahut Andra
“Sudah ahh aku mau nyamperin Nova dulu!Kata Cindy begitu selesai kuliah
“Nggak usah!Kata Andra sambil menarik lengan Cindy untuk duduk kembali
“Kenapa sih! Dia keburu pergi tuh!Tanya Cindy dengan agak kesal
“Kamu tuh ya.. selalu aja tanpa pikir panjang! Main cantik dikit napa? Ingat ini kampus dan dia dosen!Kata Andra
“Emang aku mau ngapain? Kamu khan nggak tahu!Jawab Cindy
“Alasan aja! Aku khan sudah tahu kamu Cin...!Jawab Andra
“hahahha iya deh!Sahut Cindy. “Ntar malem ya, kamu jemput aku ya! trus aku nginep di rumahmu aja ya!Lanjut Cindy
“Iya!Sahut Andra
Andra merasa bersyukur memiliki Eveline sebagai kekasih dan bukan Cindy. Dia bisa makan ati dan jantungan kalau berelasi dengan Cindy. Dan untungnya Evelin juga mengenal Cindy dari mereka SMA dan dia tidak pernah cemburu dengan Cindy. Mereka berdua sudah mengenal dan memahami dengan baik sifat Cindy. Eveline memang pernah bertanya kenapa dia nggak jadian sama Cindy?  Andra merasa Cindy lebih menyenangkan jadi teman daripada pacar dan dia tidak ada perasaan dengan Cindy.

*****
Cindy dan Andra memasuki cafe milik Nova. Mereka berdua mencari-cari tempat yang kosong. Tiba-tiba pandangan Cindy menangkap sosok Nova yang berdiri di depan bar. Cindy segera menarik lengan Andra untuk menuju bar.
“Hi, kak Nova!Sapa Cindy.
Cindy makin menyukai Nova, penampilannya sungguh beda ketika sedang mengajar. Malam ini dia menggunakan jas casual dengan kaos V neck dan syal. Cindy tiba-tiba merasakan jantungnya jadi bergetar. Perasaan yang belum pernah dia rasakan selama ini. Berada di samping Nova membuat dia jadi panas dingin. Tubuh Nova yang tinggi dan tegap, rambutnya yang pendek sungguh membuat Cindy jatuh hati.
“Hai juga!Sahut Nova sambil tersenyum
“Nggak apa-apa khan saya panggil Kak, bukan Bu? Khan ini bukan kampus!Kata Cindy dengan memasang wajah manis dan imutnya.
“Nggak apa-apa!Sahut Nova yang baru sadar kalau yang di depannya adalah mahasiswanya.
“Saya tadi pagi di kelas kaka!Kata Cindy lagi
“Iya kamu yang ngobrol sendiri dengan dia khan!Kata Nova sambil menunjuk Andra.
Muka Andra langsung memerah dan merasa nggak enak karena Nova mengetahui kalau mereka nggosip di belakang.
“Maaf tadi Cindy yang ngajak ngobrol!Kata Andra
“Oya, kita belum kenalan”Kata Cindy sambil mengulurkan tangannya.
Nova menyambut uluran tangannya, dia merasa kalau Cindy tertarik dengan dirinya. Dia juga merasa kalau Cindy, tipe anak muda yang berani mengekpersikan perasaannya. Matanya menatap dengan berbinar-binar penuh kekaguman. Nova yang telah berpengalaman dengan lesbian muda tahu gelagatnya. Tapi Nova juga mengakui kalau Cindy menarik dan seksi. Ada sesuatu yang menyenangkan dan sulit ditolak dalam diri Cindy. Tapi Nova sadar kalau umur cindy dua kali umurnya dan dia juga mahasiswanya.
“Kamu sudah tahu namaku khan!kata Nova sambil menggenggam jari Cindy lalu menyalami Andra.
“Andra!Kata Andra menyalami Nova.
“Kaka setiap hari di cafe?Tanya Cindy kembali
“Nggak sih, hanya weekend khan biasanya rame jadi kesini”Kata Nova
“Kalau hari biasa kemana kak?Tanya Cindy
“Kenapa?Tanya Nova balik
“Siapa tahu bisa ketemu?Kata Cindy
“Khan tiap jumat pasti ketemu di kampus”Jawab Nova
“Kalo di kampus khan nggak enak kak, males ahh nanti banyak gosip! Kalo aku digosipin sama kaka sih seneng aja!Tapi kaka khan nanti ditegur rektorat!Kata Cindy
“Emang digosipin apa?Tanya Nova kembali
“Ahh, kaka pura-pura nggak tahu atau ngetes nih?Tanya Cindy
“Kaka L khan?Tanya Cindy kembali. Andra yang sedang minum langsung keselak terbatuk batuk dan menendang kaki Cindy. “Apaan sih!”Kata Cindy
“Maaf kak, dia memang kadang suka ngawur!Kata Andra
“hahahhaa nggak apa-apa!Kata Nova yang berusaha menutupi kekagetannya atas keberanian Cindy bertanya.
“Jadi kalian pasangan?Tanya Nova sambil menatap Cindy dan Andra.
“Bukan!jawab mereka serempak.
“Wih..Kompak Banget!Kata Nova sambil tertawa.
“Aku sudah punya pacar kak!Kata Andra menjelaskan
“Kok nggak diajak?Tanya Nova kembali
“Dia kuliah di Surabaya!Kata Andra
“Jadi kamu affair sama Cindy?Tanya Nova
“Nggak..!Kata Andra cepat.
“Ihh nggak mungkin! Kami ini teman baik sejak dulu kak!Kata Cindy. “Aku maunya sama Kaka aja deh!Lanjut Cindy menggoda Nova.
“Hi, Nova..! Tiba-tiba ada seorang perempuan cantik dan keliatan seperti model datang menghampiri Nova sambil mencium pipi Nova di depan mereka semua.
“Hi, Lis!Kata Nova, “Tumben sore sudah nongol!Lanjut Nova
“Iya, kangen kamu!kata Lisa manja sambil memeluk Nova.
‘Aish..datang-datang sudah merayu!Kata Nova “E, kenalkan ini murid-muridku!Kata Nova memperkenalkan Andra dan Cindy ke Lisa.
“Wah, ada pasangan L muda rupanya!Kata Lisa menyalami Andra dan Cindy.
“Kami bukan pasangan!Kata Cindy dengan cepat dan merasa tersaingi dengan kehadiran Lisa yang jelas lebih matang dan mapan daripada dia.
“Ini Cindy dan Ini Andra!Kata Nova memperkenalkan dan Lisa menyalami Cindy dan Andra sambil menyebut namanya!
“Lisa!Kata Lisa memperkenalkan.
“Aku ke tempat teman-teman dulu ya! nanti kamu nyusul ya!Kata Lisa
“Iya!Sahut Nova
“See you buat kalian, kalau mau gabung kita boleh kok!Kata Lisa kepada Andra dan Cindy
“Pacar Kaka ya?Tanya Cindy ketika Lisa meninggalkan mereka
“Kenapa? Merasa kalah sebelum bertanding?Tanya Nova menggoda Cindy
“Ahh..kaka aku mah nggak pernah kalah dalam bersaing, dia boleh lebih matang daripada aku.”Kata Cindy. “Tapi aku berpengalaman lho kak!Bisik Nova
“Oya, kalau sama Abg ya mungkin kamu berpengalaman tapi tidak di level kita!Kata Nova sambil tertawa.
“Boleh kok dibuktikan”Kata Cindy makin berani dan menggoda.
Andra hanya geleng-geleng kepala, dua orang lesbian yang sama-sama pengalaman tapi beda generasi dan saling memasang perangkap saling menaklukan.
“Wow..penawaran yang menggoda!Kata Nova sambil meminum Corona di depannya. “Kamu PD sekali ya!Kata Nova sambil tersenyum dan menatap Cindy lekat-lekat.

Cindy yang ditatap Nova jadi bergetar hatinya dan tiba-tiba Nova mendekat seperti hendak menciumnya. Cindy sudah menahan nafas dan berharap Nova menciumnya. Dia memejamkan matanya dan menunggu ciuman Nova. Ternyata Nova tidak menciumnya dan mengambil kacang dalam piring yang berada di dekat Cindy. Cindy dapat mencium aroma wangi pada diri Nova yang begitu dekat dengan dirinya. Andra yang melihat kejadian itu jadi pengen tertawa tapi kasian juga dengan Cindy yang sudah terlanjur ge-er dengan Nova. Nova yang telah berpengalaman tahu bagaimana mengendalikan dirinya dan bagaimana membuat lesbian muda jadi makin kesengsem dengan dia.
“Bentar ya, aku tinggal dulu nemuin yang lain!Kata Nova berpamitan
“Iya Ka, nanti kesini lagi ya!Sahut Cindy
Nova hanya tersenyum manis dan meninggalkan mereka berdua
“Ternyata kamu nggak cukup berpengalaman ya buat Nova!Bisik Andra kepada Cindy
“Sialan kamu, bantu aku napa!Sahut Cindy
“Sorry, aku nggak punya kemampuan untuk itu!Kata Andra sambil ketawa.
“Masak sih dia nggak pengen sama daun muda?Kata Cindy
“Tanya aja sama dia langsung!”Kata Andra
“Kamu tuh ya! beneran nggak support aku deh!Kata Cindy
“Pilih yang lainnya aja deh, Tuh banyak yang cakep!Kata Andra sambil menunjuk teman-teman Lisa di meja seberang.
“Tapi aku maunya sama Nova”Kata Cindy ngeyel
“Hi, kalian nggak mau gabung sama kita?”Tanya Lisa yang tiba-tiba sudah ada di belakang mereka. “Ada temenku tuh yang mau kenalan sama Cindy!”Lanjut Lisa

Cindy menantap Andra meminta pertimbangan, Andra hanya mengangkat bahunya. Akhirnya mereka bersama-sama menuju meja tempat teman-teman Lisa berkumpul. “Hi, kenalin nih, Cindy  dan Andra”Kata Lisa memperkenalkan mereka. Lisa menyalami satu persatu teman Lisa. “Jac!”Kata Jac yang langsung berdiri dengan sikap charmingnya yang menggoda. Lisa langsung kesengsem dengan Jac daripada yang lainnya.

Semakin malam mereka semakin menggila, minuman XO sudah hampir habis. Mereka bercanda, saling mengeledek dan menggoda. Andra sebenarnya merasa tidak nyaman dengan mereka. Dia tahu mereka anak-anak orang kaya dan sebagian adalah pengusaha muda. Mereka dari Sosialita kelas atas yang bukan level Andra. Jac berusaha mendekati Cindy, dia telah meminta pin BB Cindy. Dia segera menulis pesan ke Cindy.
‘Hi!Pesan Jac
‘Hi Juga!Balas Cindy
‘Kamu nggak mabuk khan?Tanya Jac
Cindy segera melihat Bbnya yang berbunyi.
“Nggak lah, masih sadar dan masih bisa ngeliat kamu dengan jelas!Balas Cindy
“Oya, aku seperti apa dari sudut sana?Tanya Jac
“Keliatan cakep dalam lampu temaram, nggak tau ya kalau lampunya terang masih cakep atau nggak?Balas Cindy yang mulai berani menggoda Jac
“Gimana kalau kamu membuktikan kecakepanku di tempat yang terang!
“Kaburr yuk!Ajak Jac
“Kemana?Tanya Cindy
“Di Kemang khan banyak hotel, kamu bisa milih dimana aja yang kamu mau!Jawab Jac
“Males ahh kalo di Kemang!Balas Cindy kembali

“Hey!kalian sedang bbm an ya?Tanya Lisa yang tiba-tiba sadar dengan sikap Cindy dengan Jac yang asik dengan gadgetnya sambil senyum-senyum. Msekipun Cindy masih menanggapi candaan mereka.
“Nggak kok!Jawab Cindy cepat-cepat

Jac kembali melanjutkan mengirim pesan ke Cindy. “Jadi mau dimana?
Cindy membaca pesan bbm Jac dengan senyum-senyum dan mulai memberikan tantangan buat Jac. Dia mulai mencoba mengetes seberapa niat Jac terhadap dirinya.
“Bagaimana kalau di hotel Mulia?Balas Cindy.
“Boleh, siapa takut?Jawab Jac membalas tantangan Cindy.
Cindy tidak menyangka Jac akan menyetujui dan menerima tantangan Jac. Padahal dia tahu betapa mahal check in di Mulia. Sekarang Cindy ragu apakah dia akan menyetujui ajakan Jac atau tidak.
“Kok diam aja? Kenapa takut ya sama aku? Jangan kuatir aku nggak suka main kasar kok dan dijamin pasti enak!Jac mengirim bbm nya
“Nggak takut kok! Cuma gimana keluar dari sini? Khan nggak enak sama teman2 kamu!Balas Cindy mencoba menutupi keraguannya.
Lalu dia teringat kalau tadi ke kemang bersama Andra dan akan menginap di rumahnya.

“Dra, aku diajak Chek in sama Jac!Bisik Cindy di telinga Andra
Andra menatap Cindy tak percaya dan dia melihat kesungguhan di wajah Cindy dan senyum bahagia di wajahnya. Andra tahu kalau itu tandanya Cindy menginginkannya.
‘Gila kamu! Kamu khan nggak kenal Jac! Lalu gimana dengan Nova? Katanya kamu mau sama Nova?Bisik Andra
“Nova nggak jelas, yang ini sudah jelas di depan mata!Bisik Cindy
“Trus, kamu mau diajak Check in sama Jac?Tanya Andra
“Nurut kamu gmana?Tanya Cindy
“Kalo kamu pergi dengan Jac, berarti kamu menutup peluangmu untuk mendapatkan Nova!Jawab Andra. “Tapi ya terserah kamu sih, kamu suka yang mana!”Lanjut Andra
“Suka dua-duanya!Jawab Cindy langsung
“Dasar!Kata Andra
“Kamu nggak apa-apa khan kalo aku pergi sama Jac dan nggak jadi nginep di tempatmu!Tanya Cindy
“Sejak kapan kamu jadi sopan ya?Jawab Andra sambil tersenyum. “Aku sudah mengenal kamu dengan baik dan ini bukan yang pertama kamu tinggal gara-gara kamu mau ML sama perempuan!”Lanjut Andra.
“Kamu memang sahabatku yang paling pengertian deh!Kata Cindy

Bbm Cindy kembali berkelip kelip. Cindy membuka pesan dari Jac.
“Mo berangkat sekarang nggak?Tanya Jac
Cindy terlihat ragu dan bingung gmana dia keluar dari teman-teman Lisa. Lalu di berdiri menuju toilet agar tidak terlalu kentara kalau dia kabur. Tidak berapa lama Jac menyusul Cindy ke kamar mandi. Dia menunggu Cindy di depan westafel. Cindy kaget ketika keluar melihat Jac berada disitu.
“Hi, kok disini?Tanya Cindy sambil cuci tangan
“Iya nungguin kamu!Jawab Jac sambil memberikan tissue ke Cindy
“Thank You!Kata Cindy mengambil tissue dan Jac memegang tangannya dan menarik sehingga mereka begitu dekat. Mata Jac menatap Cindy lekat-lekat, mengangkat dagu Cindy.
“Boleh aku mencium kamu?Tanya Jac
Cindy tidak menjawab hanya memejamkan matanya dan Jac langsung menciumnya dengan lembut. Jac yang berpengalaman tahu bagaiman menaklukan lesbian muda seperti Cindy. Cindy merasakan ciuman Jac begitu lembut dan menggugah birahinya. Ciuman mereka makin lama makin memanas. Jac melepaskan ciumannya dan sudah sangat menginginkan Cindy. “Kita cabut sekarang aja yuk?Ajak Jac
Cindypun ketawa, “sudah nggak tahan ya?Katanya.

Mereka keluar dari toilet sambil bergandengan tangan dan menuju tempat parkir Jac. Dari jauh Nove melihat kedekatan Cindy dan Jac. Ada rasa kecewa yang terbersit dalam diri Nova. Memang dia tidak terlalu mengenal Cindy dengan baik, tapi Cindy telah membangunkan memory yang selam ini dia simpan rapat-rapat. Mengingatkan perempuan yang dia cintai dan telah meninggalkan dirinya sendirian. Joline kekasihnya yang meninggal karena Over Dosis dua puluh tahun yang lalu. Yang membuat dia menyesal karena dia tidak tahu kalau joline menggunakan Drug.

Dia pernah memergoki Joline sedang fly dan dia berjanji tidak akan memakai lagi. Mereka memang pernah menghisap ganja rame-rame tapi itu hanya untuk bersenang-senang. Nova tidak tahu kalau ternyata Joline akhirnya memakai obat-obatan yang lain. Dia berusaha menyembunyikan dari dirinya. Nova juga tahu kalau Joline suka berhubungan seks dengan permpuan lain khususnya bilang sedang on karena narkoba.

Mereka sering bertengkar soal itu dan Joline selalu meminta maaf dan mengatakan hanya Nova yang dia cintai. Nova masih ingat kata-kata Joline waktu itu “It’s just sex honey! And I do love you!” ketika melihat Joline menangis dan meminta maaf, Nova selalu tidak tega dan memaafkan Joline. Dan selalu berakhir dengan percintaan yang menggila dan luar biasa. Nova sadar kalau hubungannya dengan Joline memang tidak sehat dan dia sangat mencintai Joline. Dia sering merasa takut kehilangan joline. Akhirnya dia membiarkan apa yang dilakukan Joline. Joline juga tidak pernah terang-terangan ketika menggunakan narkoba.

Sampai akhirnya Nova harus benar kehilangan Joline untuk selamanya. Joline ditemukan meninggal karena over dosis di rumah salah satu temannya. Nova menyesal karena dia tidak benar-benar melarang  Joline dan pura-pura tidak tahu karena rasa cintanya kepada Joline. Sejak itu dia selalu takut untuk mencintai seseorang.

****
“Gmana kencanmu dengan Jac?Tanya Andra kepada Cindy ketika menunggu kuliah.
“Not Bad!Jawab Cindy
“Kok nggak semangat gitu? Kenapa sexnya nggak enak ya?Tanya Andra
“Enak kok!Jawab Cindy cepat
“Jadi apa yang kurang?Tanya Andra
“Aku nggak tahu ketika kami bercinta, aku kok jadi ingat Nova ya? Waktu aku keluar dari Cafe, aku nggak sengaja melihat dia dan aku merasa pandangannya itu gmana gitu! Jadi aku terus kebayang dia! Kamu tahu nggak selama seminggu ini, aku ingat dia terus lho! Aku jadi suka stalking FB dia dan jadi kangen dia! Kemarin aku nongkrong di cafe dia tapi nggak muncul! Apa aku jatuh cinta ya sama Nova?Tanya Cindy. “Gimana sih rasanya jatuh cinta itu?Lanjut Cindy
“Aku nggak bisa menjelaskan tapi, ya kurang lebih sama dengan yang kamu rasakan itu!Jawab Andra.
“Selama ini selalu pacarku yang cinta aku dan aku rasanya senang dikejar-kejar dan senang bisa bercinta dengan mereka. Dan selalu jadiannya karena habis bercinta!Jelas Cindy
“Kok kamu sama Jac nggak jadian?Tanya Andra
“Ah..Jac itu juga sama dengan aku, Hanya dia lebih senior daripada aku hahhaa!kata cindy sambil ketawa. “Tapi dia baik, aku Minggunya diajak belanja di PI lho! Beli kaos dan jaket di Zara!
“Trus, nggak ada kelanjutannya?Tanya Andra
“ya.. lebih ke sex buddy lah kita itu”Jawab Cindy nyantai, Rasanya dia nggak terlalu suka berelasi deh!Jelas Cindy
“O.. kalau dia mau sama kamu, apa kamu mau?Tanya Andra
“mmmhhh aku nggak tau ya.. tapi aku masih pengen sama Nova”Jawab Cindy “Apa bener ya aku jatuh cinta?Tanya Cindy
“Kalau kamu pengen tahu kamu jatuh cinta ato nggak, coba kamu dua bulan nggak ML sama siapapun, menahan diri, kalau kamu bisa berarti bener kamu jatuh cinta sama Nova!Kata Andra
“iya, deh aku coba!Jawab Cindy
“Trus Priska gmana?Tanya Andra
“Oiya, kemarin itu waktu aku sama Jac, dia nelpon nggak berhenti-henti, sampe akhirnya aku cerita sama si Jac. Dan dia yang angkat telpon dari Priska, bilang kalo aku sekarang sama dia hahahha.. trus si Priska maki-maki dan ngancem segala lho! Tapi memang Jac itu cool banget deh! Rupanya Priska cari tau siapa itu si Jac dan dia ngeper juga sama Jac! Jadi aku sekarang aman!Kata Cindy dengan senang.
“Syukurlah, sebaiknya kamu kalo milih pacar itu jangan sembarangan!Kata Andra “Kamu kok nggak takut ya?Lanjut Andra
“Takut kenapa?Tanya Cindy polos
“Iya seperti kemarin itu, kamu khan nggak kenal sama Jac, kok kamu bisa langsung mau diajak check in dan ML, kalau kamu diapa-apain gimana?Tanya Andra
“Khan, dia orang Tajir, temennya Nova, tampang baik-baik! Emang mau diapain?Kata Cindy dengan polos.
“Kaya, tampang baik khan nggak jaminan dia baik, itu film 50 shades of grey, kaya, ganteng dan tampang baik ternyata suka kekerasan!Kata Andra
“Ah...kamu mah terlalu banyak nonton film!Jawab Cindy cuek.
“Aku cuma ingetin kamu aja, ingat Priska gimana sama kamu!Lanjut Andra
“Iya, Dra..makasih! kamu memang sahabatku yang paling baik. Aku juga berharap bisa seperti kalian yang pacarannya awet”Kata Cindy.
“Selain Awet kamu juga harus ingat resiko kamu kena penyakit itu besar!Kata Andra
“Aku khan MLnya sama anak L bukan sama cowok!Jawab Cindy
“Kamu khan nggak tahu dia pernah bercinta sama siapa aja, pernah sama cowok ato nggak? Selain penyakit kelamin khan bisa kena penyakit lainnya, misalnya hepatitis atau lainnya! Kalau kamu kenal baik dengan dia dan tahu sejarah kesehatanya!Kata Andra
“Duh..mentang-mentang pacarnya dokter, nakut-nakutin aja!Kata Cindy
“Iya mulai sekarang aku akan hati-hati dan nggak sembarangan!Jawab Cindy. “Jadi gimana caraku dapetin Nova?Lanjutnya.
“Ya, dua bulan ini kamu baik-baik, kuliah yang rajin sambil mengetes perasaanmu, kalau sudah beneran kamu cinta dia, kamu tembak aja dia!Kata Andra
“Masa aku yang nembak sih!Protes Cindy
“Khan kamu yang suka!Jawab Andra sambil tersenyum
“Ish..nggak acik deh kamu!Jawab Cindy.
“Sudah yuk kita masuk kelas”Ajak Andra

Mereka berdua berjalan menuju kelas dan sibuk dengan pikirannya masing-masing. Cindy masih ragu apakah dia sanggup dua bulan tanpa bercinta. Biasanya dia selalu bercinta dengan perempuan yang dia suka dan selalu saja ada yang mau bercinta dengan dirinya. Dan dia baru sadar dengan apa yang dikatakan Andra, apalagi dia pernah bercinta dengan anak L yang jungkies, yang suka pake obat suntik. Tiba-tiba dia ingin medical check up, karena selama ini dia hanya mengejar kenikmatan tanpa memikirkan resiko kesehatannya.

*******
Sudah hampir dua bulan Cindy tidak bercinta dengan siapapun. Dia jadi rajin kuliah dan mengerjakan semua tugas dengan baik. Kalau week end dia selalu ke cafe Nova bersama Andra dan dia juga berhasil menolak ajakan Jac untuk bercinta. Dia sering ngobrol dengan Nova dan itu makin membuatnya jatuh cinta. Nova juga menyadari kalau Cindy tertarik dengan dirinya. Nova dapat melihat tatapan kagum dan cinta pada diri Cindy.

Cindy sudah memutuskan hari ini dia ingin mengngkapkan perasaannya kepada Nova. Perasaan cintanya dan keinginannya untuk berelasi dengan Nova. Dia tahu kalau Nova tidak mempunyai pacar atau pasangan. Cindy juga tahu kalau pacarnya Nova mirip dengan dirinya. Dan selama ini sikap Nova selalu baik terhadap dirinya.
“Kak, aku ingin mengatakan sesuatu!Kata Cindy ketika sedang berada di Kantor Nova
“Apa?Tanya Nova sambil menutup Mac nya
“Aku...rasanya..”Muka Cindy memerah dan menahan malu.
“Kamu kenapa? Ada masalah?Tanya Nova dan bangkit dari tempat duduknya dan pindah di sofa duduk di samping Cindy.
Cindy menggelengkan kepalanya dan ragu menyampaikan perasaannya. Dia menatap wajah Nova yang kelihatan kuatir akan dirinya.
“Akuu..jatuh cinta sama kamu kak!Jawab Cindy dan menundukan kepala. Belum pernah selama ini dia merasa demikian dan mengungkapkan perasaan cintanya kepada seseorang terlebih dahulu.
Nova terkejut dengan apa yang disampaikan Cindy. Selama ini dia tahu kalau Cindy menyukai dirinya dan menyadariperubahan perilaku Cindy yang jadi lebih tenang.
“Makasih ya Cin.. tapi kamu sadar nggak kalau kamu dan aku itu beda 25 tahun. Mungkin umurku sama dengan mamamu!Jawab nova kalem
“Cinta khan nggak melihat usia kak!Jawab Cindy
“Iya sih, tapi nanti kalo aku umur 60 tahun dan kamu masih umur 30an dan waktu itu kamu akan menyesal hehehe!Jawab Nova. Kamu itu masih muda dan pasti banyak yang antri mau sama kamu! Kamu pasti akan menemukan orang yang kamu cintai dan mencintai kamu!Kata Nova.
“Jadi kaka nggak cinta sama aku!Tanya Cindy yang tiba-tiba merasa malu, sakit dan merasa ditolak, dan airmatanya ingin keluar!
Nova yang melihat wajah yang berubah menjadi tidak tega dan merasa bersalah. Dia menggenggam tangan Cindy dan dapat merasakan tangan Cindy yang dingin.
“Hey! Jangan sedih gitu dong! Aku sayang kamu Cin.. tapi aku menganggap kamu seperti adikku sendiri atau mungkin anakku. Aku peduli dengan kamu, dengan masa depan kamu! Aku tidak ingin merusak kebahagian dan masa depan kamu!Kata Nova dengan lembut
“Kaka nggak mungkin merusak masa depan aku! Malah akan membuatku bahagia!Kata Cindy bersikeras.
“Bagaimanapun pasti akan ada gap diantara kita, aku harus tahu diri Cin! Aku bukan anak muda lagi yang akan bisa mengimbangi langkahmu! Mungkin diawal akan terasa menyenangkan lama-lama kamu akan bosan dengan aku dan akan menganggap aku jadul, kuno, nggak gaul!Kata Nova memberi pengertian. “Kamu nggak perlu kuatir, kamu tetap akan menjadi yang terfavorit buat aku dan kamu bisa bercerita apa saja sama aku!Lanjut Nova.

Cindy terdiam dan merasakan ada sesuatu kehampaan dalam dirinya. Belum pernah dia merasakan hal seperti ini dan ada perih di hatinya. Selama ini dia hanya merasakan happy-happpy saja dan tidak pernah benar-benar merasakan cinta dengan seseorang. Dihadapan Nova Cindy berusaha menyembunyika perasaan terlukanya. Dia tidak ingin Nova merasa bersalah atau kasihan akan dirinya. Dia berusaha tersenyum dan memeluk Nova erat-erat. Nova membiarkan Cindy memeluknya dan dia membalasnya dan mencium rambut Cindy dan membelainya. “Aku percaya kamu akan mendapatkan cintamu Cin!Bisik Nova.

Cindy melepaskan pelukannya dan mengangguk. “Aku pulang aja ya kak!Katanya
“lho, kenapa?Tanya Nova
“Nggak apa-apa, aku perlu menguasai diriku”Kata Cindy
Nova mengerti dan tidak menahannya. “Kamu mau aku anter?Tanya Nova
“Nggak usah kak, aku bawa mobil kok!Jawab Cindy
“Kamu yakin akan baik-baik?Tanya Nova yang mengkuatirkan Cindy
“Tenang aja kak, aku akan survive!Jawab Cindy dan bangkit dari duduknya
“Baiklah, hati-hati ya, nanti kalau nyampai wa ya!Kata Nova sambil mengantar Cindy Keluar.

Nova merasa kasihan dengan Cindy tapi dia tahu kalau dia tidak mencintai Cindy dan tidak ingin mencari kesempatan dalam kesempitan. Sebenarnya hati Nova sudah terpikat dengan perempuan lain. Mereka selama ini menjalin hubungan LDR dan Nova memang tidak pernah memberitahu teman-temannya. Tetapi teman-teman Nova tahu kalau dia memiliki seseorang dan menyimpan unuk dirinya sendiri. Nova pernah digoda oleh Lisa, “Kamu takut pacarmu digaet kita-kita ya! Nova hanya tersenyum aja menanggapi candaan temannya. Dia sangat menikmati hubungannya dengan Kania, setiap bulan mereka selalu bertemu atau liburan berdua tanpa ada yang mengganggu. Dia ingin menikmati kebersamaan itu berdua saja dengan Kania dan mereka sudah membeli rumah di ubud tempat biasa mereka bertemu dan menghabiskan waktu.


Nova tahu bagaimana sibuknya Kania dengan pekerjaannya. Hubungan mereka sudah lima tahun dan berjalan dengan menyenangkan. Mereka berdua merasa seperti pacaran setiap hari dan saling menceritakan kegiatan masing-masing. Bahkan Kania sering menggoda Nova bila ada yang mendekati seperti Cindy. Nova memandang Cindy yang memasuki mobilnya dan merasa bersalah. Tetapi dia tahu apa yang dilakukan benar. Dia percaya Cindy akan bisa melalui ini semua dan dia tahu kalau dia bukan pasangan yang tepat buat Cindy yang masih muda dan akan menemukan yang lain. 

0 comments: